Mendalo, – Tim pengabdian masyarakat Pendidikan Bahasa Arab FKIP Universitas Jambi yang beranggotakan Muhammad Sobri, S.Pd.I., M.Pd (Ketua Tim), Prof. Supian, S.Ag., M.Ag, Helmun Jamil, M.A, Warissudin Soleh, M.A dan Sahrizal Vahlepi, M.Pd menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Khatib untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Jambi.” Acara berlangsung dinamis dan partisipatif, dipandu oleh moderator kondang sekaligus Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Salman Hasani, M.Pd. kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Hasani Mendalo pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan Surah Al-Fatihah oleh ketua pelaksana, Muhammad Sobri. Lalu pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Amanda, salah satu peserta kegiatan. Dalam sambutan pembuka, ketua pelaksana menekankan urgensi peningkatan kompetensi khatib sebagai soft skill strategis bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab untuk bekal terjun ke masyarakat selepas studi. Ia menyoroti bahwa khatib yang kompeten berperan langsung pada kualitas dakwah dan pembinaan umat sekaligus menjaga kesahihan pelaksanaan Salat Jumat di tengah masyarakat, sebagaimana standar ideal pelaksanaan khutbah yang menuntut kesiapan materi, retorika, dan tata laksana yang baik.

Sesi inti menghadirkan pemaparan materi oleh Warissudin Soleh, M.A., muballigh berpengalaman dengan jam terbang tinggi. Materi merangkum aspek-aspek kunci fikih khutbah, ilmu retorika, syarat sah dan rukun khutbah, sunah-sunah khutbah, hingga teknik retorika dasar (invension, disposisi, penekanan, pemilihan gaya bahasa, memori, dan delivery). Peserta juga memperoleh panduan persiapan khatib—mulai dari niat dan kesiapan mental-fisik, pengelolaan durasi, hingga penguatan vokal dan gestur—serta contoh-contoh struktur khutbah untuk diaplikasikan.

Usai paparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik khutbah oleh sejumlah peserta. Pada sesi ini, mahasiswa mempraktikkan susunan khutbah sesuai kaidah—memuat pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi, wasiat takwa, pembacaan ayat Al-Qur’an, dan doa bagi kaum mukmin—sekaligus menerapkan teknik penyampaian yang komunikatif, ringkas, dan bersemangat sebagaimana diarahkan dalam modul pelatihan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama. Panitia menyatakan agenda ini menjadi langkah berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas calon khatib profesional di lingkungan kampus dan masyarakat luas, dengan harapan lulusan Pendidkan Bahasa Arab Universitas Jambi mampu hadir sebagai khatib yang kompeten, berwibawa, dan relevan dengan kebutuhan jamaah dan tantangan sosial keagamaan mutakhir. HJ

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *